Statue Made Bronze Badai Terjang Jakarta, Mobil Ringsek dan Atap Padel Roboh Cuaca ekstrem melanda wilayah Jakarta pada Minggu siang, 26 Oktober 2025. Hujan deras disertai angin kencang menimbulkan kerusakan di beberapa titik dan menelan satu korban jiwa.
Badai Terjang Jakarta, Mobil Ringsek dan Atap Padel Roboh Pohon Tumbang di Pondok Indah Tewaskan Pengemudi Mobil
Peristiwa tragis terjadi di Jalan Metro Pondok Indah Raya Nomor 17, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebuah pohon palem besar tumbang dan menimpa mobil Lexus yang tengah melintas sekitar pukul 13.59 WIB. Akibatnya, pengemudi laki-laki berusia sekitar 50 tahun meninggal dunia di lokasi.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebut hujan berintensitas tinggi dan angin kencang menjadi penyebab utama tumbangnya pohon tersebut. “Dugaan penyebab pohon tumbang adalah hujan intensitas tinggi dan angin kencang,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Petugas BPBD dan Dinas Pertamanan segera melakukan evakuasi serta pembersihan pohon yang menimpa kendaraan. Proses penanganan selesai sekitar pukul 15.22 WIB. Nilai kerugian materi masih dalam pendataan.
Tidak hanya di Jakarta Selatan, angin kencang juga merusak fasilitas olahraga di Jakarta Barat. Sekitar pukul 13.47 WIB, atap bangunan Anwa Racquet Club yang digunakan sebagai lapangan padel di Jalan Taman Palem Raya Nomor 20, Meruya Selatan, roboh diterpa angin.
Mohamad Yohan menjelaskan, sisi selatan bangunan rusak berat akibat tidak mampu menahan tekanan angin. “Kerusakan terjadi saat hujan disertai angin kencang di wilayah Meruya Selatan,” katanya dalam keterangan tertulis.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa ini. Tim gabungan berhasil menuntaskan pembersihan dan penanganan area terdampak sekitar pukul 15.53 WIB.
BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah daerah juga diminta melakukan evaluasi terhadap pohon-pohon besar serta struktur bangunan ringan di area publik untuk mencegah kejadian serupa.
Fenomena cuaca ekstrem ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim yang berdampak langsung pada keselamatan dan infrastruktur perkotaan.




Leave a Reply