BKN Minta Pemda Segera Terapkan Manajemen Talenta ASN

StatueMadeBronze.com -Kepala Badan Kepegawaian Negara meminta seluruh pemerintah daerah segera menerapkan manajemen talenta aparatur sipil negara.
Kebijakan ini bertujuan meningkatkan kualitas ASN dan efektivitas pelayanan publik di daerah.

Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan target penerapan nasional dalam dua bulan ke depan.
Ia menegaskan seluruh provinsi serta kabupaten dan kota harus menjalankan sistem tersebut.
Pernyataan itu disampaikan dalam acara resmi di Yogyakarta, Rabu.

“Target kami dua bulan ke depan seluruh daerah sudah menerapkan manajemen talenta,” ujar Zudan Arif.
Ia menyebut komitmen daerah menjadi kunci keberhasilan kebijakan ini.

Zudan menjelaskan Daerah Istimewa Yogyakarta telah mencapai penerapan penuh di tingkat provinsi.
Ia menargetkan seluruh kabupaten dan kota di DIY segera menyusul.
Menurutnya, DIY berpeluang menjadi provinsi pertama dengan penerapan menyeluruh.

Baca juga:“Prabowo hadiri panen raya di Karawang, umumkan swasembada pangan”

Presiden Tinjau Inovasi Hilirisasi Dan Teknologi Pertanian Modern

Presiden Republik Indonesia meninjau langsung produk inovasi hilirisasi sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah memperkuat ketahanan pangan berbasis teknologi dan nilai tambah.

Setibanya di lokasi, Presiden mengunjungi area pameran hasil hilirisasi pertanian nasional.
Ia didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman selama peninjauan berlangsung.
Presiden melihat berbagai produk olahan berbasis komoditas lokal.

Presiden mencicipi buah hasil perkebunan dalam negeri.
Ia juga meninjau produk santan kelapa siap pakai.
Selain itu, Presiden menyicipi susu segar dan seduhan kopi lokal.

Agenda tersebut menampilkan teknologi pertanian modern yang siap beroperasi di lahan berskala luas.
Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian nasional.
Pemerintah menilai inovasi teknologi penting menghadapi tantangan pangan global.

Presiden Tegaskan Swasembada Pangan Fondasi Kemandirian Bangsa

Presiden Republik Indonesia menilai capaian sektor pangan sebagai hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah.
Ia menyebut pencapaian ini menjadi fondasi percepatan swasembada pangan nasional.

Presiden menargetkan swasembada pangan tercapai dalam empat tahun masa pemerintahan.
Ia bahkan menyatakan target tersebut berpotensi terwujud pada tahun pertama.
Optimisme ini didukung peningkatan produksi dan perbaikan tata kelola pangan.

“Kami melihat hasil nyata dari kerja keras bersama,” ujar Presiden dalam pernyataannya.
Ia menegaskan komitmen pemerintah mempercepat kemandirian pangan.

Di tengah konflik dan ketidakpastian geopolitik global, Presiden menekankan urgensi kemandirian pangan.
Menurutnya, ketahanan pangan menjadi syarat utama kemerdekaan sebuah bangsa.
Negara tidak boleh bergantung pada pasokan pangan luar negeri.

Baca juga:“Spanyol apresiasi upaya Indonesia tangani tragedi KM Putri Sakinah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *