2,3 Juta Kendaraan Masuk Jakarta Berlakukan One Way Lokal

2,3 Juta Kendaraan Masuk Jakarta Berlakukan One Way Lokal

statuemadebronze – Sebanyak 2,3 juta kendaraan tercatat masuk ke wilayah Jakarta pasca arus mudik. Lonjakan volume kendaraan ini menyebabkan kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran arus balik. Pemberlakuan one way dilakukan secara situasional berdasarkan kondisi di lapangan.

One way lokal diterapkan di beberapa titik strategis yang menjadi simpul kepadatan. Petugas ditempatkan di sejumlah ruas untuk mengatur aliran kendaraan secara langsung. Rekayasa lalu lintas ini juga dikoordinasikan dengan kepolisian dan instansi terkait. Pengendara diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan. Kepatuhan terhadap rekayasa lalu lintas menjadi kunci kelancaran bersama.

Dishub DKI Jakarta mencatat puncak arus balik terjadi beberapa hari setelah hari raya. Akumulasi kendaraan yang masuk tidak hanya dari jalur tol, tetapi juga dari jalur alternatif. Kepadatan terpantau di ruas tol dalam kota dan jalan-jalan penghubung antarwilayah. Pemerintah provinsi mengimbau pengendara untuk mengatur waktu perjalanan. Menghindari jam-jam puncak dapat membantu mengurangi penumpukan kendaraan.

Ke depan, pengendara diharapkan memanfaatkan transportasi umum untuk mengurangi beban lalu lintas. Sistem rekayasa lalu lintas akan terus dievaluasi secara berkala. Koordinasi antarinstansi terus ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. Masyarakat juga dapat memantau informasi terkini melalui kanal resmi Dishub dan kepolisian. Dengan kerja sama semua pihak, arus balik diharapkan berlangsung aman dan lancar.

“Baca Juga : Anggota DPR: Kabais TNI Mundur dari Jabatan Contoh Baik

Jasa Marga: 2,3 Juta Kendaraan Masuk Jakarta, Arus Balik Capai 69 Persen

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 2,3 juta kendaraan telah masuk Jakarta pada masa arus balik Lebaran 2026 hingga Jumat. Data tersebut dihimpun hingga pukul 06.00 WIB pagi ini. “Sudah memasuki Jakarta kendaraan sebesar 2,3 juta. Artinya, sudah 69 persen,” kata Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono. Ia menyampaikan hal itu di Posko Command Center Korlantas Polri KM 29 Tol Cikampek, Kabupaten Bekasi. Angka tersebut menunjukkan mayoritas pemudik telah kembali ke ibu kota.

Rivan menjelaskan bahwa pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way didasarkan pada volume kendaraan yang kembali. Sistem ini diterapkan secara situasional untuk mengelola kepadatan. Koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait terus dilakukan. One way bertujuan menjaga kelancaran arus balik di ruas tol utama. Kebijakan ini dievaluasi secara berkala berdasarkan kondisi di lapangan.

Jasa Marga juga memantau titik-titik rawan kepadatan sepanjang jalur tol. Petugas disiagakan di lokasi-lokasi strategis untuk membantu pengendara. Informasi lalu lintas diperbarui secara real-time melalui kanal resmi perusahaan. Pengendara diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan. Kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas menjadi faktor penting kelancaran.

Ke depan, arus balik diperkirakan masih akan berlangsung hingga akhir pekan. Masyarakat diimbau mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan. Pemanfaatan transportasi umum juga menjadi alternatif mengurangi volume kendaraan. Dengan koordinasi yang solid, arus balik diharapkan berlangsung aman dan terkendali. Sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam pengelolaan lalu lintas skala besar.

Jasa Marga Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi Minggu, Rest Area Opsional Dibuka Tutup

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada Minggu. Prediksi ini berdasarkan pola tren pergerakan kendaraan yang konsisten dalam tiga hari terakhir. “Contoh di tanggal 24, 25, dan kemarin 26 trennya persis sama,” kata Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono. Dari 206 ribu, 192 ribu, diprediksikan hari ini 183 ribu kendaraan masuk Jakarta. Kemudian, volume diprediksi naik kembali menjadi 200 ribu hingga 250 ribu pada Minggu.

Rivan juga mengungkapkan sejumlah rest area menjadi titik kepadatan utama. Tiga lokasi yang paling padat adalah rest area KM 229, KM 208, dan KM 164. Kepadatan terjadi akibat tingginya volume kendaraan yang beristirahat secara bersamaan. Untuk mengatasi hal ini, Jasa Marga akan memberlakukan sistem opsional buka tutup rest area. Kebijakan ini bertujuan mengatur distribusi kendaraan agar tidak menumpuk di satu titik.

Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan rest area sebelum titik-titik padat. “Kami mengimbau masyarakat mempersiapkan karena sebelum 229 juga ada 360, 380 atau setelahnya di 130 bisa digunakan,” ujar Rivan. Rest area 62B dan 52B juga akan dinyatakan opsional untuk dibuka tutup. Pengendara diharapkan lebih cermat dalam merencanakan waktu istirahat. Hal ini penting untuk menghindari antrean panjang di lokasi yang padat.

Ke depan, koordinasi dengan kepolisian dan pengelola tol terus diperkuat. Informasi terkait kondisi rest area akan diumumkan secara real-time. Masyarakat dapat memantau melalui kanal resmi Jasa Marga dan aplikasi navigasi. Dengan persiapan matang dan kepatuhan terhadap arahan petugas, arus balik diharapkan berlangsung lancar. Keselamatan dan kenyamanan pengendara tetap menjadi prioritas utama.

“Baca Juga : Lestari: Pembelajaran Daring untuk Hemat BBM Matang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *