statuemadebronze -Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) resmi melepas tim nasional esports Indonesia menuju SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026. Pelepasan atlet dilakukan melalui Badan Tim Nasional (BTN) Esports pada Rabu sebelum keberangkatan ke Vietnam.
Kepala BTN Esports, Wishnu Buddhaya, menegaskan seluruh pemain yang berangkat telah melewati proses seleksi resmi. BTN Esports menyusun tahapan kualifikasi secara terstruktur untuk menentukan skuad terbaik Indonesia.
“Seluruh atlet yang berangkat adalah hasil dari proses seleksi dan kualifikasi. Mereka merupakan skuad resmi yang mewakili Indonesia di SEA Esports Nations Cup 2026,” ujar Wishnu dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Timnas esports Indonesia dijadwalkan bertanding pada 7–9 Mei 2026 di Ho Chi Minh, Vietnam. Turnamen tersebut mempertemukan negara-negara Asia Tenggara dalam kompetisi esports tingkat regional.
SEA Esports Nations Cup 2026 menjadi edisi perdana yang diselenggarakan oleh Southeast Asia Esports Federation (SEAEF). Ajang ini diharapkan memperkuat ekosistem esports kompetitif di kawasan Asia Tenggara.
Indonesia akan tampil di beberapa nomor pertandingan. Cabang yang diikuti meliputi PUBG Mobile Solo, PUBG Mobile Duo, Teamfight Tactics, dan Crossfire: Legends.
Keikutsertaan Indonesia menunjukkan komitmen PB ESI dalam menjaga prestasi esports nasional di level internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, timnas esports Indonesia konsisten meraih hasil positif di berbagai turnamen regional maupun multievent olahraga.
PB ESI juga menargetkan peningkatan kualitas pembinaan atlet melalui sistem seleksi yang lebih kompetitif. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghadapi persaingan esports Asia Tenggara yang semakin keta
Baca juga:“Tim basket 3×3 putri Indonesia tanpa kemenangan di kualifikasi Manila”
SEA ENC 2026 Jadi Ajang Strategis Timnas Esports Indonesia di Asia Tenggara
SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026 menjadi agenda penting bagi timnas esports Indonesia sepanjang tahun ini. Turnamen regional tersebut dinilai strategis untuk memperkuat prestasi Indonesia di tingkat Asia Tenggara.
Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) menilai partisipasi timnas dalam SEA ENC 2026 sejalan dengan visi “Esports Indonesia Mendunia”. Kompetisi ini juga menjadi sarana mengukur kemampuan atlet nasional menghadapi persaingan regional yang semakin kompetitif.
Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Esports, Wishnu Buddhaya, menjelaskan seluruh atlet yang tampil telah melewati tahapan seleksi resmi. BTN Esports menjalankan proses kualifikasi secara bertahap untuk memastikan kualitas skuad nasional.
Menurut Wishnu, keikutsertaan Indonesia tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan. Turnamen ini juga membuka peluang kolaborasi antar ekosistem esports di Asia Tenggara.
“Partisipasi timnas esports Indonesia menjadi momentum penguatan hubungan dan kolaborasi antar ekosistem esports di kawasan Asia Tenggara,” ujar Wishnu dalam keterangan tertulis.
Timnas esports Indonesia dijadwalkan bertanding pada 7–9 Mei 2026 di Ho Chi Minh, Vietnam. SEA ENC 2026 merupakan turnamen perdana yang diselenggarakan oleh Southeast Asia Esports Federation (SEAEF).
Indonesia akan bertanding di beberapa nomor pertandingan. Cabang tersebut meliputi PUBG Mobile Solo, PUBG Mobile Duo, Teamfight Tactics, dan Crossfire: Legends.
Pada nomor Teamfight Tactics, para atlet lebih dahulu mengikuti babak kualifikasi resmi dari panitia penyelenggara. Hasil seleksi itu menentukan perwakilan resmi Indonesia pada kompetisi utama.
Wishnu turut memberikan apresiasi kepada Ferdinand Angelo Wijaya. Atlet Teamfight Tactics tersebut dinilai menunjukkan performa positif selama proses kualifikasi SEA ENC 2026.
PB ESI berharap pengalaman bertanding di SEA ENC 2026 dapat meningkatkan kualitas atlet nasional. Ajang ini juga diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan esports Asia Tenggara.
Apresiasi Dedikasi Atlet Timnas Esports Meski Nomor Ayodance Ditiadakan
Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) memberikan apresiasi kepada seluruh atlet tim nasional esports Indonesia menjelang SEA Esports Nations Cup (ENC) 2026. Apresiasi tersebut disampaikan setelah adanya penyesuaian nomor pertandingan dari pihak penyelenggara.
Salah satu perubahan yang terjadi adalah ditiadakannya cabang Ayodance pada SEA ENC 2026. Meski demikian, PB ESI tetap menilai para atlet menunjukkan dedikasi dan kesiapan tinggi selama proses persiapan tim nasional.
Kepala Badan Tim Nasional (BTN) Esports, Wishnu Buddhaya, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan esports nasional. Menurutnya, atlet, pelatih, publisher gim, dan komunitas telah berkontribusi sejak tahap seleksi hingga pembentukan tim nasional.
PB ESI menilai proses pembinaan yang dijalankan selama ini mencerminkan komitmen kuat dalam membangun prestasi esports Indonesia. Dukungan berbagai elemen dinilai penting untuk menjaga daya saing Indonesia di tingkat regional.
“Kami bangga atas dedikasi dan kesiapan seluruh atlet, termasuk dari nomor Ayodance, yang tetap menunjukkan komitmen penuh meskipun terjadi penyesuaian dari penyelenggara,” kata Wishnu dalam keterangan tertulis.
PB ESI menegaskan perubahan nomor pertandingan tidak mengurangi semangat atlet untuk membela Indonesia. Seluruh pemain tetap menjalani persiapan profesional sebagai bagian dari tim nasional esports.
SEA Esports Nations Cup 2026 akan berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, pada 7–9 Mei 2026. Turnamen tersebut menjadi edisi perdana yang diselenggarakan oleh Southeast Asia Esports Federation (SEAEF).
Indonesia dijadwalkan tampil di beberapa cabang esports, termasuk PUBG Mobile, Teamfight Tactics, dan Crossfire: Legends. Ajang ini menjadi bagian dari strategi PB ESI untuk memperkuat posisi Indonesia di esports Asia Tenggara.
Baca juga:“Internal Real Madrid Kacau! Valverde dan Tchouameni Dilaporkan Ribut”




Leave a Reply