Axelsen Nikmati Pensiun: Fokus Keluarga & Jajal Bisnis Baru

Axelsen Nikmati Pensiun: Fokus Keluarga & Jajal Bisnis Baru

statuemadebronze -Legenda bulu tangkis dunia, Viktor Axelsen, telah memutuskan pensiun. Ia gantung raket akibat cedera punggung kronis yang berkepanjangan. Kini, pebulu tangkis asal Denmark itu lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Ia juga aktif menggeluti dunia bisnis investasi.

Dalam acara “Celebrating the Legacy of Viktor Axelsen” di The Westin Jakarta, Minggu (24/5/2026), Axelsen mengungkapkan kehidupannya setelah pensiun. “Ya, kehidupan harian saya masih cukup terstruktur. Saya mencoba menghabiskan waktu sebanyak mungkin dengan kedua putri saya,” ujarnya.

Axelsen tetap menjaga rutinitas fisik. “Ketika saya tidak bersama mereka, saya mengantar mereka ke sekolah. Kemudian saya tetap melakukan latihan fisik,” kata peraih emas Olimpiade 2020 (Tokyo) dan 2024 (Paris) itu.

Cedera punggung kronis yang dideritanya sejak beberapa musim terakhir memaksanya pensiun dini. Padahal, Axelsen masih dalam usia produktif. Ia dikenal sebagai salah satu tunggal putra terhebat sepanjang masa. Prestasi puncaknya antara lain meraih gelar juara dunia tiga kali (2017, 2022, 2023) dan mendominasi turnamen BWF.

Setelah pensiun, Axelsen mendirikan perusahaan investasi yang fokus pada startup olahraga dan teknologi kesehatan. Ia juga menjadi duta merek untuk beberapa produk. Meski sibuk, ia selalu menyempatkan diri untuk berlatih fisik minimal empat kali seminggu. “Kebugaran adalah gaya hidup, bukan hanya untuk kompetisi,” tegasnya.

Para penggemar bulu tangkis di Indonesia menyambut hangat kehadirannya. Acara meet and greet di Jakarta dihadiri ratusan fans. Mereka antusias melihat sang legenda. Axelsen berpesan kepada atlet muda agar menjaga kesehatan dan keseimbangan hidup. “Jangan hanya mengejar gelar. Nikmati prosesnya,” pungkasnya.

Baca juga:Mengenal Stadion MetLife yang Jadi Venue Final Piala Dunia 2026

Legenda Bulu Tangkis Pilih Keluarga dan Bisnis Investasi, Tinggalkan Opsi Pelatih

Legenda bulu tangkis dunia, Viktor Axelsen, memutuskan pensiun. Cedera punggung kronis memaksanya gantung raket. Ia lebih memilih kesehatan jangka panjang. Kini, atlet asal Denmark itu fokus pada keluarga. Ia juga menggeluti bisnis investasi.

Cedera tersebut membuatnya sulit tampil tanpa rasa sakit. Ia memprioritaskan kesehatan daripada melanjutkan kompetisi. Meski pensiun, Axelsen belum sepenuhnya tinggalkan olahraga. Namun ia belum tertarik menjadi pelatih. “Saat ini belum ada rencana menjadi pelatih. Saya tahu akan tetap terlibat dalam olahraga ini. Tapi saya belum tahu peran apa,” katanya.

Axelsen kini menikmati aktivitas baru. Ia menjalankan bisnis investasi dan manajemen risiko. Ia memiliki rekan di bidang kecerdasan mesin. “Kami menjalankan bisnis manajemen risiko investasi. Ini sangat berbeda dan saya menikmatinya,” ujar peraih emas Olimpiade 2020 dan 2024 itu.

Ia tetap menjaga kondisi fisik. “Kehidupan harian saya masih terstruktur. Saya habiskan waktu dengan kedua putri. Saya antar mereka ke sekolah. Lalu saya latihan fisik,” kata Axelsen di acara “Celebrating the Legacy of Viktor Axelsen” di The Westin Jakarta, Minggu (24/5).

Axelsen masih aktif dengan sponsor. Yonex, Monitor ERP, dan HSBC terus mendukungnya. Ia menjadi duta merek. Prestasinya selama karier: juara dunia tiga kali (2017, 2022, 2023), peringkat satu dunia, dan dominasi turnamen BWF. Ia pensiun di usia 32 tahun (lahir 4 Januari 1994). Cedera punggungnya sudah berlangsung sejak 2024.

Ia mendirikan perusahaan investasi. Fokusnya pada startup olahraga dan teknologi kesehatan. Ia berlatih fisik empat kali seminggu. “Kebugaran adalah gaya hidup,” tegasnya. Pesan untuk atlet muda: jaga kesehatan dan keseimbangan. Jangan hanya mengejar gelar. Nikmati prosesnya. Penggemar di Indonesia menyambut hangat kehadirannya. Ratusan fans hadir di Jakarta. Mereka merayakan warisan sang legenda.

Kemitraan dengan Sponsor Dibangun di Atas Kesamaan Nilai

Legenda bulu tangkis dunia Viktor Axelsen memutuskan pensiun akibat cedera punggung kronis. Ia kini lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Selain itu, ia menggeluti bisnis investasi dan manajemen risiko.

Dalam acara “Celebrating the Legacy of Viktor Axelsen” di Jakarta, Minggu (24/5), Axelsen mengungkapkan bahwa hubungan dengan sponsor dibangun bukan sekadar profesional. “Saya rasa dengan Monitor ERP, kami memiliki nilai-nilai yang sama. Baik dalam kehidupan profesional maupun di luar bisnis dan performa,” katanya.

CEO Asia Tenggara Monitor ERP, Daniel Haggmark, mengatakan kolaborasi dengan Axelsen adalah bagian dari komitmen perusahaan. “Nilai yang sama inilah yang setiap hari kami bawa. Kami mendukung pertumbuhan komunitas manufaktur di Indonesia,” ujar Daniel.

Axelsen tetap menjaga kebugaran dengan latihan rutin. Ia mengantar putrinya ke sekolah lalu berolahraga. Ia belum tertarik menjadi pelatih. “Saya akan tetap terlibat dalam olahraga ini, tetapi belum tahu peran apa,” katanya.

Peraih emas Olimpiade 2020 dan 2024 itu mendirikan perusahaan investasi di bidang startup olahraga dan teknologi kesehatan. Ia berpesan kepada atlet muda untuk menjaga keseimbangan hidup. “Nikmati prosesnya, jangan hanya mengejar gelar,” pungkasnya.

Baca juga:Spurs Bantai Thunder 103-82, Final Barat Kembali Sama Kuat 2-2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *